Tampilkan postingan dengan label Jpop. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jpop. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 Januari 2016

Live Dahsyatnya Awards 2016: AKB48 Dinobatkan sebagai Bintang Tamu Terdahsyat



 Di ajang penghargaan Dahsyatnya Awards 2016 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Senin, 25 Januari, idol grup asal Jepang,  berhasil memenangkan piala di kategori Bintang Tamu Terdahsyat. 

Namun sayangnya, mereka tidak bisa datang ke Indonesia untuk menerima piala kemenangan tersebut. Sebaliknya, AKB48 diwakili oleh sister group mereka di Indonesia, . Para member JKT48 pun mengucapkan terima kasih untuk para fans setia mereka. 

"Selamat malam semua. Saya Melody dan Haruka bersama JKT48 mewakili AKB48 mengucapkan terima kasih pada Tuhan, fans AKB48 di Indonesia, terima kasih juga tentunya ke Tuhan Yesus," ucap Melody di atas panggung Dahsyatnya Awards 2016 di Istora Senayan, Jakarta, Senin (25/1/2016).



JKT48 sendiri juga membawa pulang piala penghargaan. Mereka menyabet penghargaan di kategori Duo/Grup Terdahsyat. Kemenangan itu pun mereka persembahkan untuk para fans setia. 

"#dahSyatnyaAwards2016 JKT48 telah mendapat penghargaan sebagai Duo/Grup Terdahsyat. Terima kasih untuk para fans!," tulis JKT48 di akun Twitter resmi mereka



Rabu, 20 Januari 2016

Lagu Milik Nogizaka46 dan AKB48 Resmi Dijadikan Melodi Oleh Stasiun Kereta Tokyo Metro



‘Kimi no na wa kibou’ milik Nogizaka46 dan ‘Koisuru Fortune Cookie’ resmi digunakan sebagai melodi untuk stasiun kereta Tokyo Metro. Sejak Juni – September 2015, Tokyo Metro telah menerima permintaan untuk melodi yang akan digunakan dan terkumpul 1.200 lagu dari 10.000 permintaan.
Lagu Nogizaka46 ‘Kimi no na wa kibou’ akan digunakan Tokyo Metro Chiyoda Line Nogizaka Station, ‘Koisuru Fortune Cookie’ di Hibiya Line Akihabara Station, dan lagu ‘Ginza no Koi no Monogatari’ yang dinyanyikan oleh Ishihara Yujiro dan Makimura Junko digunakan Hibiya Line Ginza Station.
Lagu ‘Kimi no na wa kibou’ memperoleh 6.400 permintaan atau lebih dari setengah permintaan yang diterima Tokyo Metro. Permainan piano Ikuta Erika yang memainkan lagu ‘Kimi no na wa kibou’ juga telah melalui proses rekaman. Ikuta berkomentar, “Permainan piano ku akan digunakan sebagai melodi stasiun kereta, seperti membuat stasiun ‘Nogizaka’ bersama-sama, itu yang aku rasakan.” 
Ikuta Erika melanjutkan, “Kimi no na wa kibou’ adalah musik yang dihargai oleh member dan fans Nogizaka46, karena itu jugalah lagu ini yang kami bawakan saat pertama kali tampil di ’66th NHK kouhaku Uta Gassen’ akhir tahun lalu. Melalui melodi stasiun kereta, aku sangat senang jika musik ini lebih banyak diketahui oleh orang-orang.“
Source: Today Idol

Pengadilan Jepang Tolak Larangan Anggota Girl Band Pacaran

Ilustrasi palu hakim (Foto: Darientimes.com)
nolak tuntutan dari sebuah agensi artis yang menuntut salah satu anggota girl band mereka hanya karena menjalin hubungan asmara dengan salah satu fans prianya.
Sebagaimana dilaporkan AFP, Rabu (20/1/2016), pengadilan menolak tuntutan tersebut karena peraturan dari agensi itu mengancam hak asasi untuk kebebasan dalam mencari kebahagiaan sang artis.
Tuntutan tersebut dilayangkan oleh agensi artis tersebut dengan menuntut sang penyanyi berusia 23 tahun itu sebesar 9,9 juta yen atau Rp1.179.792.203.
Manajemen artis tersebut berkilah biaya tersebut sebagai ganti rugi karena sang artis berpacaran denganfans prianya.
Pada 2014, manajemen artis yang berbasis di Kota Tokyo, Jepang, tersebut mengambil jalur hukum karena sang artis mengancam keluar dari girl band. Berdasarkan media di Jepang, sang artis yang namanya tidak disebutkan menandatangani kontrak pada 2012.
Berdasarkan klaim dari manajemen artis itu, pada kontrak tertera peraturan selama dalam manajemen tidak diperbolehkan sang artis untuk menjalin asmara dengan penggemar.
Katsuya Hara, hakim yang memimpin pengadilan kasus tersebut, menolak tuntutan itu pada Senin 18 Januari. “Melarang artis pop untuk berkencan dengan menuntut kompensasi adalah sesuatu yang berlebihan,” katanya.
Source: Okezone

Sabtu, 16 Januari 2016

5 Fakta Seru Silent Siren

Girlband asal Jepang, Silent Siren lagi naik daun di negeri asalnya sejak mereka masuk chart Oricon, tangga lagu yang bergengsi di negeri Sakura itu. Silent Siren bakal menggelar konser besarnya pada 19 Agustus 2015 di Upperroom Pullman Hotel, Jakarta!
Buat yang belum tahu, grup ini diisi oleh Suu (Sumire Yoshida) sebagai vokalis, Hinanchu (Hinako Umemura) sebagai drummer, Ainyan (Aina Yamauchi) sebagai bassist, dan Yukarun (Yukako Kurosaka) sebagai keyboardis. Keempatnya mengaku antusias akan mengunjungi Jakarta, Indonesia.
"Kami cuma fokus menciptakan musik yang orang lain bisa menikmatinya dan kami pun bisa menghibur yang datang menonton," kata Hinanchu, pentolan Slent Siren yang menurut pengakuannya dia pernah menghabiskan waktu kecilnya di Indonesia lho! Makanya, ia berjanji untuk bisa menghibur warga Jakarta secara maksimal.
Hinanchu yakin kedatangan Silent Siren bisa menjadi jembatan hubungan budaya Indonesia - Jepang memjadi lebih erat dari ang sudah-sudah. "Peluang itu terbuka, tidak hanya memperkenalkan karya musik kami, tetapi juga budaya kami," tambahnya seperti dari rilis yang HAI terima.
Mau tau 5 fakta seru Silent Siren? Cek aja nih!
Anggota band yang multitalenta
Girl band ini beranggotakan 4 orang. Enggak cuma bermodal muka cantik dan bisa nyanyi, masing-masing anggota Silent Siren punya keahlian sendiri. Hinanchu, sang drummer sekaligus leader, fasih berahasa Indonesia, lho. Sedangkan Yukarun, sang keyboardist, memiliki julukan 'cewek dengan badan paling lentur' karena kesukaannya terhadap olahraga senam irama.
Ada juga sang basist, Ainyaa ternyata juga jago dalam melukis. Dia yang bikin maskot band mereka "sisi-kun" bahkan mendesain berbagai merchandise untuk Silent Siren. Sedangkan yang merupakan vokalis dan gitaris, adalah penulis lirik juga pengarang lagu yang handal. Lirik lagu Silent Siren sebagian besar merupakan hasil karyanya.
Sembilan lagu yang mendominasi
Sulit untuk menempatkan karya dalam jajaran tangga lagu bergengsi di Jepang, ORICON. Hebatnya, Silent Siren ini bisa menaruh sembilan lagunya dan mendominasi ORICON.
Cepat berani konser
Biasanya, girl band atau musisi lain akan membutuhkan waktu yang lama untuk memutuskan konser. Sedangkan Silent Siren yang baru terbentuk di awal 2010 merupakan satu-satunya band yang paling cepat berani konser di Nippon Budokan Tokyo awal 2015 lalu.
Fokus bermusik
Sesuai dengan tujuan awal dibentuknya girl band ini, Silent Siren berniat untuk fokus menciptakan musik yang kami ingin orang lain bisa ikut menikmatinya dan bisa menghibur pendengarnya.

Terkenal
Nggak cuma menjadi musisi, seluruh anggota band Silent Siren juga aktif sebagai model. Mereka hits banget di kalangan anak SMA, semenjak tampil di Harajuku. Hal ini terlihat dari ada sekitar 400 ribu followers di akun resmi LINE mereka.
.Source: Kawanku

AKB48 Akan Kolaborasi Dengan Nogizaka46 di Single ke-43

AKB48 memberikan bocoran untuk single ke-43 yang rencananya akan dirilis pada 9 Maret mendatang. Single ke-43 ini akan menampilkan member-member AKB48 yang telah lulus seperti Maeda Atsuko, Oshima Yuko, Itano Tomomi dan Shinoda Mariko.
Rencananya, single ini akan terdiri dari 5 tipe yakni Type A, B, C, D, E dan Theater Edition. Untuk type A – E, masing-masing tipe akan terdiri dari Limited Edition dan Reguler Edition.
Masing-masing tipe akan terdiri dari 3 lagu beserta off vocal versionnya serta masing  masing tipe juga akan menampilkan 3 video klip.
Tak hanya kejutan yang menampilkan mantan member AKB48, ada lagi kejutan yang diberikan oleh AKB48, yakni di single ini, AKB48 akan berkolaborasi dengan Nogizaka46 dan lagu kolaborasi kedua grup idola ini akan terdapat di tipe E.
Tracklist
M1: 43rd Single
M2: Next Gen Senbatsu
M3:
A: SKE48 Song
B: NMB48 Song
C: HKT48 Song
D: NGT48 Song
E: Nogizaka x AKB48 Song
Theater: M.T. ni Sasagu
Source : Today Idol 

Rabu, 13 Januari 2016

Nogizaka46



Nogizaka46 (乃木坂46) adalah grup idola Jepang yang dibentuk 22 Agustus 2011 oleh produser Yasushi Akimoto sebagai "rival resmi" AKB48. Nogizaka46 juga memiliki "catchphrase" yang isinya "Idola yang akan menemuimu". Kata ini akan menjadi saingan AKB48 yaitu "Idola yang dapat kamu temui".


Karier

Nama grup ini diambil dari lokasi kantor label rekaman SME yang berada di Nogizaka. Di tempat itu pula dilangsungkan audisi tahap akhir. Angka 46 dibelakang Nogizaka diberikan oleh Akimoto dengan maksud "memberi semangat agar tidak kalah dari AKB48 meskipun jumlah anggota hanya sedikit.
Pendirian grup ini didasari penyesalan Sony Music telah melepas AKB48 yang dulunya berada di bawah DefStar Records (Grup Sony Music Entertainment). "Pastinya 'ikan yang lepas' itu besar sekali," komentar staf Sony Music yang melepas kontrak AKB48 ketika mereka masih kurang laku.
Seluruhnya ada 38.934 orang yang melamar untuk audisi, dan hanya 36 calon anggota tahap 1 yang terpilih. 
Berbeda dari SKE48, NMB48, HKT48 yang disebut grup adik AKB48, Nogizaka sengaja diberi label sebagai grup "rival". Grup ini tidak memiliki teater khusus, dan direncanakan pentas berpindah dari satu teater ke teater lain.
Nogizaka46 memiliki acara televisi sendiri Nogizakatte Doko? (Nogizaka Di mana?) yang mulai tayang 2 Oktober 2011. Acara ini diproduksi oleh Aichi Television Broadcastingdan ditayangkan jaringan enam stasiun TV Tokyo.
Pada 19 Januari 2012, Nogizaka46 tampil sebagai atraksi pembuka pada konser 100 lagu pilihan penggemar AKB48 Request Hour "Set List 100 2012". Pada konser di Tokyo Dome City Hall itu, enam belas anggotanya membawakan lagu "Guru Guru Curtain" ("Gulung-Gulung Tirai").
Nogizaka46 dipertemukan dengan rivalnya, AKB48 dalam acara Music Japan di NHK General TV, 19 Februari 2012. Mereka membawakan "Guru Guru Curtain" yang merupakan singel debut mereka dari Sony Music Records. Sisi B berisi lagu "Aitakatta Kamoshirenai" (会いたかったかもしれない, "Mungkin Ingin Bertemu"), versi Nogizaka46 dari lagu AKB48 "Aitakatta" yang melodinya sudah diubah, meskipun liriknya sama. Atsuko Maeda ditampilkan sekilas sebagai bintang tamu. Pengambilan gambar video musik "Aitakatta Kamoshirenai" juga dilakukan di lokasi pengambilan gambar "Aitakatta", di Mercusuar Sunosaki, Prefektur Chiba.

Anggota

Generasi pertama

  • Manatsu Akimoto (秋元真夏) (20 Agustus 1993 di Prefektur Saitama)
  • Erika Ikuta (生田絵梨花) (22 Januari 1997 di Düsseldorf, Nordrhein-Westfalen, Jerman)
  • Rina Ikoma (生駒里奈) (29 Desember 1995 di Prefektur Akita)
  • Marika Ito (伊藤万理華) (20 Februari 1996 di Tokyo)
  • Sayuri Inoue (井上小百合) (14 Desember 1994 di Prefektur Saitama)
  • Misa Eto (衛藤美彩) (4 Januari 1993 di Prefektur Oita)
  • Hina Kawago (川後陽菜) (22 Maret 1998 di Prefektur Fukuoka)
  • Mahiro Kawamura (川村真洋) (23 Juli 1995 di Osaka)
  • Asuka Saito (齋藤飛鳥) (10 Agustus 1998 di Tokyo)
  • Chiharu Saito (斎藤ちはる) (17 Februari 1997 di Prefektur Saitama)
  • Yuri Saito (斎藤優里) (20 Juli 1993 di Tokyo)
  • Reika Sakurai (桜井玲香) (16 Mei 1994 di Tokyo, Kapten)
  • Mai Shiraishi (白石麻衣) (20 Agustus 1992 di Prefektur Gunma)
  • Kazumi Takayama (高山一実) (8 Februari 1994 di Prefektur Chiba)
  • Kana Nakada (中田花奈) (6 Agustus 1994 di Prefektur Saitama)
  • Himeka Nakamoto (中元日芽香) (13 April 1996 di Prefektur Hiroshima)
  • Seira Nagashima (永島聖羅) (19 Mei 1994 di Prefektur Aichi)
  • Nanase Nishino (西野七瀬) (25 Mei 1994 di Osaka)
  • Ami Nojou (能條愛未) (18 Oktober 1994 di Prefektur Kanagawa)
  • Nanami Hashimoto (橋本奈々未) (20 Februari 1993 di Hokkaido)
  • Seira Hatanaka (畠中清羅) (15 Desember 1995 di Prefektur Oita)
  • Hina Higuchi (樋口日奈) (31 Januari 1998 di Tokyo)
  • Mai Fukagawa (深川麻衣) (29 Maret 1991 di Prefektur Shizuoka)
  • Minami Hoshino (星野みなみ) (6 Februari 1998 di Prefektur Chiba)
  • Sayuri Matsumura (松村沙友理) (27 Agustus 1992 di Osaka)
  • Rina Yamato (大和里菜) (14 Desember 1994 di Prefektur Miyagi)
  • Yumi Wakatsuki (若月佑美) (27 Juni 1994 di Prefektur Shizuoka)
  • Maaya Wada (和田まあや) (23 April 1998 di Prefektur Hiroshima)

Generasi kedua

  • Karin Ito (伊藤かりん) (26 Mei 1993 di Prefektur Kanagawa)
  • Junna Ito (伊藤純菜) (30 November 1998 di Prefektur Kanagawa)
  • Iori Sagara (相楽伊織) (26 November 1997 in Prefektur Saitama)
  • Hinako Kitano (北野日菜子) (17 July 1996 di Prefektur Chiba)
  • Kotoko Sasaki (佐々木琴子) (28 Agustus 1998 di Prefektur Saitama)
  • Mai Shinuchi (新内眞衣) (22 Januari 1992 di Prefektur Saitama)
  • Ayane Suzuki (鈴木絢音) (5 Maret 1999 di Prefektur Akita)
  • Ranze Terada (寺田蘭世) (23 September 1998 di Tokyo)
  • Miona Hori (堀未央奈) (15 Oktober 1996 di Prefektur Gifu)
  • Rena Yamazaki (山崎怜奈) (21 Mei 1997 di Tokyo)
  • Miria Watanabe (渡辺みり愛) (1 November 1999 di Tokyo)

Pertukaran pelajar

Mantan anggota

  • Honoka Yamamoto (山本穂乃香) (31 Maret 1998 di Prefektur Aichi), lulus 22 September 2011.
  • Ayaka Yoshimoto (吉本彩華) (18 Agustus 1996 di Prefektur Kumamoto) lulus 22 September 2011.
  • Yumiko Iwase (岩瀬佑美子) (12 Juni 1990 di Prefektur Saitama) lulus 18 November 2012.
  • Mikumo Ando (安藤美雲) (21 Mei 1994 di Prefektur Kanagawa) lulus 16 Juni 2013.
  • Yukina Kashiwa (柏幸奈) (12 Agustus 1994 di Prefektur Kanagawa) (mantan anggota Momoiro Clover) lulus 17 Nopember 2013.
  • Seira Miyazawa (宮澤成良) (29 Oktober 1993 di Prefektur Chiba) lulus 17 Nopember 2013.
  • Nanami Nishikawa (西川七海) (3 Juli 1993 di Tokyo) (mantan siswi pelatihan AKB48 Generasi 8) lulus 22 Maret 2014.
  • Rena Ichiki (市來玲奈) (22 Januari 1996 di Prefektur Chiba) lulus 21 Juli 2014.
  • Nene Ito (伊藤寧々) (12 Desember 1995 di Prefektur Gifu)
  • Risako Yada (矢田里沙子) (8 Maret 1995 di Prefektur Saitama)
  • Kyoka Yoneteku (米徳京花) (14 April 1999 di Prefektur Kanagawa)

Diskografi

Singel

Tanggal rilisJudulPosisi puncakPenjualan Oricon[10]Album
Singel Mingguan
Oricon
Minggu pertamaTotal penjualan
22 Februari 2012"Guru Guru Curtain" (ぐるぐるカーテン, "Gulung-gulung Tirai")2136.309203.894
2 Mei 2012"Oide Shampoo" (おいでシャンプー)1155.677217.421
22 Agustus 2012"Hashire! Bicycle" (走れ! Bicycle)1186.613240.696
19 Desember 2012"Seifuku no Mannequin" (制服のマネキン)1253.510276.155
13 Maret 2013"Kimi no Na wa Kibō" (君の名は希望)1242.053242.053[11]
3 Juli 2013"Girl's Rule" (ガールズルール)1337.138457.271
27 November 2013"Barette" (バレッタ)1395.127515.965
2 April 2014"Kizuitara Kataomoi" (気づいたら片想い)1457.837546.369
9 Juli 2014"Natsu no Free & Easy" (夏のFree&Easy)1421.622485.996
8 Oktober 2014"Nandome no Aozora ka?" (何度目の青空か?)1478,788-
source: Wikipedia

Minggu, 10 Januari 2016

10 Hal Penting di 10 Tahun AKB48




Mungkin di Indonesia AKB48 baru terkenal banget pas ada JKT48. Padahal, AKB48 udah berusia 10 tahun, 2015 ini. Ada banyak hal penting di 10 tahun AKB48 yang harus diketahui para fansnya.
Buat yang belum tau, AKB48 ini nggak langsung terkenal begitu aja. Awal-awal muncul, mereka nggak banyak ditonton orang. Malah, awalnya berkarier secara independen. Namun seperti lirik mereka di lagu Shonichi, "Usaha keras itu takkan mengkhianati," segala perjuangan mereka kini terbayar.




http://www.asahicom.jp/articles/images/AS20141219004414_comm.jpg
Foto: Asahi.com
Yap, kini mereka udah gede banget di Jepang sana. “Musik di Jepang didominasi oleh J-Pop. AKB48 sangat mempunyai nama besar sekarang ini. Panggung mereka selalu ramai dengan puluhan ribu penonton. AKB48 bagaikan monster di musik Jepang, mereka sangat besar!” ujar Kentaro, personel band Jepang bernama Ashley Scared The Sky.
Hmmm.. penasaran kan sama 10 hal penting di 10 tahun AKB48? Cek aja nih!

2005 - Dibentuk

Juli 2005, sang produser Yasushi Akimoto menggelar audisi untuk idol group terbarunya. Dari 7,924 yang ikutan audisi, cuma 24 yang lolos dan jadi member generasi pertama.
Tepat pada 8 Desember, AKB48 resmi muncul ke publik. 20 member debut sebagai Team A AKB48 di AKB48 Theater. Mereka membawakan setlist PARTY ga Hajimaru yo, dan saat itu hanya 7 orang yang menonton pertunjukkan mereka.

2006 - Rilis single pertama

Di tahun keduanya, AKB48 merilis single pertama mereka Sakura no Hanabiratachi pada Februari 2006. Saat itu, mereka belum gabung ke major label, jadi single itu dirilis secara independen.
Selain single pertama, ada hal unik di tahun kedua AKB48. Pelayan di Cafe AKB48, Mariko Shinoda, diberikan spesial audisi untuk gabung ke AKB48 atas popularitasnya. Hasilnya, ia masuk Team A dan jadi salah satu member paling populer.


2007 - Single paling nggak laku

AKB48 makin populer. Single demi singlenya laku dan selalu dinanti fans. Namun, mereka cukup nggak beruntung di single ke-6.
Single ke-6 bertitel Yūhi o Miteiru ka? dirilis pada Halloween tahun 2007, dan cuma terjual 18,429 copies. Angka sebesar ini menjadikan single tersebut berada di urutan paling bontot penjualan single AKB48.

2008 - Album perdana AKB48

Set List: Greatest Songs 2006–2007 (SET LIST~グレイテストソングス 2006-2007) adalah album studio pertama dari AKB48 yang dirilis 1 Januari 2008. Album ini merupakan album kompilasi lagu terbaik mereka dari dua tahun tersebut.
AKB48 sebelumnya telah merilis enam album, tapi semuanya berisi koleksi lagu-lagu yang dinyanyikan oleh tim-tim secara individual di Teater AKB48. Album seperti itu disebut album panggung oleh mereka.
Selain album, pada tahun ini sister group pertama AKB48, SKE48 dibentuk di Nagoya.

2009 - Manggung di luar negeri

Team A menjadi tamu kehormatan Japan Expo pada 2-5 Juli 2009. Mereka membawakan Oogoe Diamond dalam bahasa Inggris. Mereka juga konser di Webster Hall, New York City, Amerika Serikat pada bulan September tahun itu.
Pada tahun yang sama, tiga single AKB48 mendapatkan sertifikat emas oleh Recording Industry Association of Japan. Single-single tersebut adalah "10nen Sakura", "Namida Surprise!" dan "Iiwake Maybe." River juga jadi single AKB48 pertama yang sukses memuncaki Oricon Chart.
Tahun ini juga program Single Senbatsu Sousenkyo AKB48 dirilis.

2010 - Heavy Rotation dirilis

Heavy Rotation (ヘビーローテーション) adalah single ke-17 dari AKB48 yang dirilis pada 18 Agustus 2010. Lagu ini bisa dibilang single terpopuler dari AKB48, baik di Jepang maupun dunia.
Kurang lebih 5 tahun dirilis, Heavy Rotation dari AKB48 masih menelurkan rekor dan fakta baru. Fakta Heavy Rotation yang terbaru adalah, video klipnya berhasil menjadi video klip yang paling sering ditonton di YouTube Jepang!
Sesukses apa sih Heavy Rotation di Jepang? Well, lagu ini adalah single pertama AKB48 yang berhasil menduduku peringkat pertama di tangga lagu harian dan mingguan Jepang. Bahkan jadi single paling laris kedua di Jepang pada tahun 2010.
Heavy Rotation berhasil bertahan selama 123 minggu di chart Jepang. Lewat single ini, AKB48 juga jadi grup cewek pertama yang meraih penjualan lebih dari 500 ribu kopi di Jepang.

2011 - Charity untuk gempa Jepang

Gempa dan Tsunami yang melanda Jepang pada tahun 2011 membuat AKB48 merancang program Dareka no Tame ni untuk pemulihan negeri tersebut.
Selain konser amal, AKB48 juga merilis single amal berjudul Dareka no Tame ni: What Can I Do for Someone? pada 6 April 2011. AKB48 membawakan lagu ini untuk pertama kalinya di acara Music Station bersamaan dengan hari pertama dirilisnya single ini.


2012 - Sang ratu mundur

Maeda Atsuko adalah salah satu talenta terbesar yang pernah dimiliki AKB48. Ia adalah satu dari 20 member yang tampil untuk pertama kalinya di publik. Sering menjadi center, dan memiliki banyak fans.
Pada malam ketiga konser AKB48 Gyoumu Renraku, Tanomu zo, Katayama Buchou! di Saitama Super Arena (SSA) 25 Maret 2012, Maeda mengumumkan dirinya akan graduate dari AKB48. Sambil terisak dia berkata, "Aku ketika berusia 14 tahun, mengikuti audisi AKB48. Itu merupakan keputusan besar dalam hidupku. Izinkan aku membuat keputusan besar yang kedua kali. Lulus dari AKB48."
Setelah selesainya konser tiga hari AKB48 in Tokyo Dome, 1830m no Yume, pertunjukan terakhir Maeda sebagai anggota AKB48 dilangsungkan di Teater AKB48, 27 Agustus 2012. Bersama Maeda, Tim A formasi pra-Tokyo Dome membawakan pertunjukan Team A 6th Stage "Mokugekisha" yang dilanjutkan dengan pertunjukan perpisahan dengan Maeda.

2013 - Kontroversi besar member AKB48

Tahun ini, ada beberapa kontroversi yang melanda AKB48. Di minggu kedua pada bulan Januari 2013, grup tersebut kembali membuat heboh ketika sebuah foto vulgar Tomomi Kasai yang berasal dari pemotretan Shukan Young Magazine.
Lalu pada Februari 2013, skandal melanda Minamoi Minegishi. Sebagai penyesalan, ia muncul dalam sebuah video YouTube dengan kepala yang digunduli sedang meminta maaf kepada para penggemarnya setelah hubungannya dengan Alan Shiraham 'EXILE' ketahuan.

2014 - Penyerangan terhadap dua member AKB48

Musibah menimpa 2 orang member AKB48 di Handshake Event hari Minggu (25/5/2014), di mana Rina Kawaei (19) dan Anna Iriyama (18) diserang oleh pemuda nggak dikenal sehingga melukai mereka. Rina Kawaei mengalami luka di jempol kanan dan Anna mengalami luka parah pada jari kelingkingnya karena sabetan senjata tajam.
Pemuda yang menyerang Rina dan Anna bernama Satoru Umeta (24), seorang pemuda tanggung yang nggak memiliki pekerjaan alias pengangguran, Ia melayangkan sabetan pisau sepanjang 50 cm tanpa alasan yang jelas.
Dikutip dari rocketnews24.com, Ibu dari pelaku, pun, menyatakan, bahwa Satoru Umeta nggak memiliki ketertarikan dengan AKB48 selama ini.

2015 - 10th Anniversary AKB48

Sudah 10 tahun AKB48 berdiri. Member pun sudah banyak yang berganti. Untuk merayakan momen besar ini, mereka menggelar acara besar-besaran bertajuk 10th Anniversary AKB48.
Member-member yang telah keluar dan menua kembali lagi untuk perform. Uniknya lagi, tiket untuk acara ini dijual 8 tahun lalu. Sehingga, yang punya tiket itu beruntung banget!

(Source: Hai Magazine)


Jumat, 04 Desember 2015

Biografi "Silent Siren"

Silent Siren
SILENT SIREN [dari kiri-kanan : Ainyan, Hinanchu, Suu, Yukarun]
Kali ini gw mau nge-post female band/girls band favorit gw. Yuptz mungkin dari kalian sudah ada yg kenal dengan band ini.. It’s SILENT SIREN. Band J-Pop asal Harajuku, Jepang yg telah mengguncangkan Jakarta, Indonesia pada 19 September 2015 kemaren ini menurut gw emang unik..mulai dari suara vokalis yg imut sampai musik yg menggabungkan unsur pop, rock dan electro-pop yg membuat mereka lebih kawaii :D :D
Dari informasi yg gw dapat dari internet,ternyata semua personil Silent Siren ini adalah model majalah. Pantas pakaian mereka pas tampil di atas panggung unik2 gimana gitu (^^) Awal terbentuknya band ini ketika Hinanchu sang drummer sekaligus leader Silent Siren bertemu dengan Suu (vokalis) untuk membentuk sebuah band. Maka bergabunglah Ainyan (bassist) dan Yana (synthesizer), tapi gak lama kemudian Yana keluar dari band dan digantikan sama Yukarun (keyboard/synthesizer). Jadilah personil tetap Silent Siren sampai sekarang.
Suu, sang vokalis dan juga gitaris, adalah penulis lirik dan pengarang lagu yang handal. Kebanyakan lirik lagu Silent Siren merupakan hasil karyanya. Berkat kepiawaiannya sampai saat ini sudah 9 lagu karyanya berhasil masuk dalam rangking 10 besar di Oricon Weekly Chart. Diantara deretan top hits itu termasuk “Biisan (Beach Sandal)” yang dirilis pada tahun 2013, “Ah, saya hanya mengikuti perasaan saja,” ujar anggota yang usianya paling muda ini merendah.
Nah salah satu serunya band ini, ternyata Hinanchu jago bahasa Indonesia, lho. Penasaran kok bisa dia jago bahasa Indonesia? Rupanya, saat kecil, Hinanchu pernah tinggal di Jakarta.Pantas saja cewek ini jago bahasa Indonesia.
Saat ditanya rencana mereka di Indonesia, Hinanchu yang masih mengingat beberapa tempat di Jakarta dengan baik ini merasa optimis. “Kami lihat peluangnya terbuka, tidak hanya untuk memperkenalkan karya musik Silent Siren saja. Sebagai remaja puteri kami juga berpeluang memperkenalkan fashion baru,” ujar Hinanchu dalam siaran pers.
Hinanchu 10 tahun lamanya tinggal di Indonesia mulai umur 5 tahun. Hinanchu pernah bilang kalo sebenernya dia gak bisa main drum sama sekali… dia dasarnya adalah bermain biola.. dia pernah bilang kalo cara belajar biola sama guru di Jepang beda sama guru di Indonesia.. tapi dia merasa apapun yang terjadi, harus tetap bermain biola… sampe suatu saat ketika di sekolah, dia mendengar suara drum yang sedang dimainkan seseorang di ruang band… yang kebetulan deket sama kelasnya.. dan mulai dari situlah Hinanchu tertarik belajar drum… dan dia berencana akan membentuk band ketika sekembalinya ke Jepang.
Setelah balik ke Jepang, Hinanchu meneruskan kuliah dan masuk dunia modelling. Bertemulah dia dengan sang vokalis dan gitaris Sumire Yoshida (Suu), mereka bekerja di majalah yang sama yaitu CuTie. Menurut beberapa sumber, sebenernya Yukarun juga cuma bisa bermain keyboard dasar yang diajarkan di sekolahnya :D (hahaha)
Ini kata2 Hinanchu yg gw kutip dari Waku-Waku Japan “Indonesia adalah kampung halaman saya yang kedua. Saya bersekolah SD dan SMP di sana. Saya suka sekali Indonesia, jadi memang pernah terpikir untuk bekerja dengan Indonesia. Semoga melalui J-Pop, orang-orang Indonesia makin tertarik dengan berbagai hal di Jepang!”
Ainyan, pemetik dawai bass ternyata juga piawai melukis. Dialah yang membuat maskot band mereka “sisi-kun” (baca: saisai-kun) yang digemari oleh para fans. Ia juga yang selama ini melukis dan mendesain berbagai fans item dan merchandise untuk Silent Siren. Tidak hanya itu, dia juga sangat mahir melukis potret wajah.Woww ;)
Dua anggota Silent Siren sempat menghebohkan medsos dan menjadi trending topic. Pertama saat Hinanchu, drummer dan sekaligus pimpinan girl band ini tampil memukau di acara TV “Kanjyani shiwake∞”.
Kehebohan berikutnya saat Yukarun, pemain keyboard, tampil di acara pemilihan “wanita dengan badan paling lentur” di TV yang sama. Remaja berusia 24 tahun ini memang menyukai senam irama dan sempat memenangi beberapa penghargaan. Menurut beberapa sumber, sebenernya Yukarun juga cuma bisa bermain keyboard dasar yang diajarkan di sekolahnya :D(hahaha) Is it true??


Nah gw mau ngebahas sedikit profil mereka. Cekidottt :D
Sumire Yoshida (Suu)
Sumire Yoshida (Suu)
Sumire Yoshida (Suu) vokalis, gitaris
Nama Panggung : Suu
Nama Asli            : Yoshida Sumire (吉田菫)
TTL                        : Prefecture Fukushima, 28 Desember 1992
Tinggi                   : 161 cm
Twitter                 : @sumiredooon

Hinako Umemura (Hinanchu)
Hinako Umemura (Hinanchu)
Hinako Umemura (Hinanchu) drummer, leader
Nama Panggung : Hinanchu
Nama Asli            : Umemura Hinako (梅村妃奈子)
TTL                        : Tokyo, 13 Maret 1991
Tinggi                   : 163 cm
Twitter                  : @hinanchu_twtr

Aina Yamauchi (Ainyan)
Aina Yamauchi (Ainyan)
Aina Yamauchi (Ainyan) bassist
Nama Panggung : Ainyan
Nama Asli            : Yamauchi Aina (山内あいな)
TTL                        : Prefecture Kanagawa, 3 Juli 1988
Tinggi                   : 156 cm
Twitter                  : @aina0703

Yukako Kurosaka (Yukarun)
Yukako Kurosaka (Yukarun)
Yukako Kurosaka (Yukarun) keyboard
Nama Panggung : Yukarun
Nama Asli            : Kurosaka Yukako (黒坂優香子)
TTL                        : Prefecture Saitama, 6 Juni 1989
Tinggi                   : 151 cm
Twitter                  : @kurosakayukako



Back to Silent Siren, nama band ini diusulkan oleh sang vokalis ‘Suu’. “Kesunyian dan bunyi sirene itu kan dua hal yang berlawanan,” ujarnya.
Ia mengaku idenya tentang nama itu muncul begitu saja, dan bersyukur semua anggota antusias menyetujuinya.
Hinanchu, yang jadi pemimpin diantara teman-temannya mengaku bahwa bandnya tidak mengusung konsep yang rumit. “Kami hanya fokus menciptakan musik yang kami ingin orang lain bisa ikut menikmatinya dan bisa menghibur pendengarnya,” ujar Hinanchu.
Kehadiran Silent Siren mulai ditandai publik remaja Jepang saat meluncurkan debut single “Sweet Pop!” pada November 2012. Seluruh anggota band ini juga aktif sebagai model. Kepopulerannya di kalangan anak SMA berawal dari kiprah mereka di Harajuku, kiblat penentu gaya berbusana kontemporer di Jepang. Saat ini kepopuleran Silent Siren bisa dilihat dari adanya 400 ribu lebih member di akun resmi LINE milik mereka dan terus bertambah.
Tahun 2014 Silent Siren untuk pertama kalinya mengadakan pertunjukan live di luar Jepang, yakni konser tunggal di Hong Kong yang menjadi langkah pertama mereka di Asia. Di Jepang sendiri, tahun lalu mereka tampil di berbagai konser, antara lain “ROCK IN JAPAN FESTIVAL” di bulan Agustus dan “COUNTDOWN JAPAN” di akhir tahun.